Apa itu Sistem Kanban?

January 7, 2009 at 5:15 am Leave a comment

karena ada rekan di IPOMS-APICS ID ada yang bertanya soal sistem kanban,jadi tergelitik untuk ikut ngangkring.

banyak yg salah kaprah kalo kanban adalah just in time (JIT), nope,kanban bukanlah JIT,tapi alat untuk mendukung JIT. Menjembatani proses sesudah dan proses sebelum dalam pull system. Mungkin oleh sebab itu kadang pull system diartikan sebagai kanban system. intinya adalah proses sesudah mengambil sedang proses sebelum mengganti. Nah dalam proses mengganti itu dibutuhkan kanban.

secara harfiah kanban berarti kartu. sejarahnya berasal dari supermarket d amrik pas jaman dulu.CMIIW.Dimana untuk menjaga stok ketersediaan barang d rak etalase mereka memakai kartu visualisasi. Sebagai misal ada 10 barang. Brati ada 10 kartu. Ketika ada 1 barang terjual dipasang ganti 1 kartu. Kemudian floor operator akan keliling dan mengambil kartu2 tersebut untuk diganti dengan barang yg sesuai.

So,kanban bisa berfungsi sebagai:
1. Alat visualisasi,dimana di kanban dicantumkan nama part,letak part d rack nomor berapa,jumlah pcs per kanban,etc
2. Alat tukar,oleh sebab itu ada istilah “belanja kanban” maksudnya floor operator atau foreman keliling shop untuk menarik kanban dan kemudian menggantinya dg part yg sesuai.
3. Pengontrol inventory,dlm proses JIT,volume produksi sudah ditentukan diawal,lalu dibreakdown dlm btk forecast. Dari sini kita bisa mengkalkulasi kebutuhan kanban yang beredar,so inventory pun bisa dikontrol dari perputaran kanban ini.

Based on fungsi proses dan tempat pemakaiannya,kanban bisa dibedakan menjadi:
1. Production instructions kanban. (kanban sebagai instruksi produksi)
a. intra proces kanban (kanban cyclic untuk kebutuhan pull system)
b. Signal kanban (kanban untuk melihat normality indikasi produksi,sebagai misal jika perputaran kanban lambat bisa jadi Mengindikasikan adanya perlambatan produksi -dibawah tact time- dan mungkin bisa menyebabkan linestop atau mengindikasikan banyak barang yg cacat kualitas)
2. Part withdrawl kanban.
a. Inter-process kanban (internal kanban)
b. Suplier kanban (external kanban)

Pada jaman dulu kanban masih berupa kanban cyclic,biasanya berupa kartu yg dilaminasi. Sekarang sudah mengarah ke bentuk e-kanban (electronic-kanban) dimana semua bentuk kalkulasi sudah mengarah k sistem komputasi.just like MRP.

Bagaimana e-kanban bekerja?pertama pihak sales memasukkan angka demand yang akan diterjemahkan sebagai volume produksi. Volume produksi ini kemudian dibreakdown dalam bentuk forecast. Setelah ditentukan takt time (kecepatan produksi), working hour, working day,maka bisa dikalkulasi kebutuhan part per hari. Setelah didefine jumlah pcs per kanban didapatlah kebutuhan kanban yg berputar. Kanban per hari ini kemudian dapat didonlot suplier sebagai indikasi procurement mereka. Perharinya foreman tinggal menscan barcode kanban untuk mengetahui perputaran kanban dan informasi inventory. e-kanban akan mengkalkulasi keadaan normality kanban. Apakah perlu dilakukan adjustment atau tidak. So e-kanban bisa mengintegrasikan fungsi WMS dan TMS sekaligus.

About these ads

Entry filed under: reference. Tags: .

apa perbedaan toyota way dan lean manufacturing? In House Workshop “Cost Reduction” series

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Calendar

January 2009
M T W T F S S
« Mar   Apr »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Most Recent Posts


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: